Lompat ke isi
Serpihan Smart Library powered by SLiMS Konsultasi

Perpustakaan swalayan RFID · powered by SLiMS

Anggota pinjam sendiri. Pustakawan mengurus hal lain.

Serpihan Smart Library memasang Kiosk Peminjaman Swalayan, meja Pengembalian Cepat, dan Gerbang RFID di perpustakaan kampus dan sekolah. Setiap transaksi tercatat di SLiMS, di server Lembaga sendiri atau di server kami.

Monitor Gerbang
Reader Gerbang terhubung
  • 10.42 Jaringan Komputer dan Komunikasi Data Tercatat dipinjam
  • 10.41 Sistem Basis Data Relasional Pencurian, alarm
  • 10.37 Rekayasa Perangkat Lunak Terapan Tercatat dipinjam
  • 10.35 Pengantar Algoritma dan Struktur Data Tercatat dipinjam
  • 10.31 Matematika Diskrit untuk Informatika Tercatat dipinjam
  • 10.28 Statistika Dasar Tercatat dipinjam

Contoh tampilan Monitor Gerbang: empat eksemplar terbaca di pintu keluar, satu belum tercatat dipinjam sehingga alarm Pencurian menyala. Kartu kiosk menunjukkan dua eksemplar siap dipinjam.

Satu sistem, bukan alat yang berdiri sendiri

Semua perangkat bicara ke satu app, dan app itu bicara ke SLiMS. Katalog, Anggota, dan aturan pinjam tidak pindah ke tempat lain.

  • Kiosk Peminjaman SwalayanAnggota tap kartu, pindai buku, selesai.
  • Meja Pengembalian CepatSekali pindai, denda terhitung otomatis.
App Smart Library API Perangkat IoT kunci per perangkat + tanda tangan HMAC
Mesin katalog dan sirkulasi SLiMS
  • GerbangMembaca tiap Tag RFID yang lewat pintu keluar.
  • MonitorAlarm dan pengembalian tampil seketika.
Simulator Reader Pengganti perangkat untuk uji dan demo, memanggil API yang sama persis.
  1. Langkah 1

    Tag ditempel

    Setiap Eksemplar dan kartu Anggota diberi Tag RFID UHF. Nomor tag menjadi kode eksemplar di SLiMS.

  2. Langkah 2

    Reader membaca

    Kiosk, meja kembali, atau Gerbang membaca tag dari jarak dekat, tanpa memindai barcode satu per satu.

  3. Langkah 3

    SLiMS memutuskan

    App Smart Library menanyakan status pinjam, denda, dan reservasi ke SLiMS. Aturan sirkulasi tetap milik SLiMS Anda.

  4. Langkah 4

    Petugas diberi tahu

    Hasilnya muncul di kiosk, di Monitor Pengembalian, atau sebagai alarm di Monitor Gerbang.

Lima bagian, dipasang sesuai kebutuhan

Lembaga bisa mulai dari Gerbang saja, atau langsung lengkap dengan kiosk dan meja kembali. Semuanya memakai app dan SLiMS yang sama.

Kiosk Peminjaman Swalayan

Anggota menempelkan kartu RFID, memasukkan password, lalu meletakkan buku di atas reader. Peminjaman tercatat di SLiMS tanpa Pustakawan, lengkap dengan tanggal kembali.

Yang bisa Anda cek saat demo

  • Tap kartu Anggota dan verifikasi password
  • Eksemplar dipindai lewat Tag RFID, tanpa barcode
  • Aturan batas pinjam dan reservasi dari SLiMS

Layar kiosk

Selamat datang, Anggota 2024-0117

Letakkan buku di atas reader

Pengantar Algoritma dan Struktur DataKembali 16 Okt
Matematika Diskrit untuk InformatikaKembali 16 Okt
Selesai pinjam

Lihat seluruh alurnya dalam dua menit

Dari kartu Anggota ditempel di kiosk, buku melewati Gerbang, sampai denda muncul di Monitor Pengembalian. Rekaman diambil dari sistem demo dengan data contoh.

Minta demo langsung
Video demo tanpa suara, 1 menit 58 detik. Teks penjelasan ada di dalam video.

Coba sendiri cara Gerbang memutuskan

Ini simulasi di peramban dengan data contoh, mengikuti aturan yang sama dengan Gerbang sungguhan: eksemplar yang sudah dipinjam boleh lewat, yang belum dipinjam memicu alarm.

1. Pilih eksemplar yang dibawa keluar

3. Monitor Gerbang

Reader Gerbang · pintu keluarsiap

Belum ada tag yang lewat. Pilih eksemplar, lalu tekan tombol.

contoh panggilan, disederhanakan

POST /api/iot/v1/gate

{ "epc": "E28011110000000000000003" }

Untuk kampus, untuk sekolah

Perangkatnya sama, kebutuhannya berbeda. Ini yang perlu dipertimbangkan tiap jenis Lembaga.

Untuk kepala perpustakaan dan Pustakawan kampus

Kampus

  • Sirkulasi padat di jam pergantian kuliah dilayani beberapa kiosk sekaligus
  • Perpustakaan pusat dan cabang fakultas bisa memakai satu SLiMS, dengan Gerbang di tiap pintu
  • Riwayat sirkulasi dan Pencurian tercatat dan bisa diekspor untuk bahan laporan
  • On-prem di server kampus bila kebijakan TI mewajibkan data di dalam

Untuk Pustakawan sekolah dan pengurus yayasan

Sekolah

  • Satu Pustakawan yang merangkap guru tetap bisa melayani saat jam istirahat
  • Kartu siswa sekaligus kartu Anggota, dicetak dengan Tag RFID
  • Data siswa di bawah umur tidak keluar dari kebutuhan sirkulasi
  • SaaS untuk sekolah tanpa server dan tim TI sendiri

Spesifikasi yang bisa Anda periksa

Perangkat yang kami pakai di Kit Uji dan paket pemasangan. Daftar lengkap barang beserta harganya kami kirim saat konsultasi.

Pita UHF yang dipakai reader di Indonesia
923-925 MHz
Standar tag ISO 18000-6C untuk buku dan kartu
EPC Gen2
Nomor tag 96 bit, langsung jadi kode eksemplar
24 hex

Reader Gerbang

  • Reader UHF terintegrasi 30 dBm, antena 6 dBi circular
  • Jarak baca sampai sekitar 4 m menurut spesifikasi pabrik
  • Terhubung ke app lewat jembatan Mini PC atau ESP32
  • Alarm suara di Monitor, opsi lampu menara

Kiosk dan meja kembali

  • Reader desktop UHF lewat USB, jarak baca di bawah 50 cm
  • Tablet 11 inci di floor stand, atau PC dan monitor yang ada
  • Eksemplar dipindai lewat tag, tanpa barcode
  • Layar sentuh dengan target tombol besar

Tag dan kartu

  • Label buku UHF 125 x 7 mm, ditempel di bagian dalam sampul
  • Kartu Anggota UHF EPC Gen2, bisa dicetak desain Lembaga
  • Satu tag per Eksemplar, satu kartu per Anggota
  • Penulisan ulang nomor tag bila diperlukan, dengan reader-writer tambahan

Server

  • Satu paket docker compose: SLiMS, MySQL, dan app Smart Library
  • On-prem: Mini PC atau server milik Lembaga
  • SaaS: satu instance terpisah per Lembaga di server Serpihan
  • Monitor dibuka dari peramban, tanpa instal aplikasi

Jarak baca di lapangan bergantung pada posisi antena, bahan rak, dan jenis tag. Kami mengukurnya bersama Anda saat survei lokasi.

Data Anggota tetap milik Lembaga

Perpustakaan menyimpan data siswa dan mahasiswa. Ini aturan yang kami pegang, tertulis, supaya bisa Anda bawa ke rapat dengan bagian TI atau yayasan.

Aturan data Serpihan Smart Library
Yang dicatat Transaksi pinjam dan kembali per Anggota, seperti SLiMS biasa. Untuk kejadian Pencurian: kode eksemplar, judul, waktu, dan Gerbang yang membaca.
Yang tidak dicatat Gerbang tidak merekam gambar, wajah, atau identitas orang yang lewat. Tag yang sedang dipinjam tidak disimpan sebagai jejak keluar-masuk.
Siapa yang memegang data On-prem: data tinggal di server Lembaga. SaaS: satu database terpisah per Lembaga, tidak dicampur dengan Lembaga lain.
Akses perangkat Setiap Perangkat IoT punya kunci sendiri dan setiap panggilan ditandatangani (HMAC dengan cap waktu), jadi panggilan tanpa kunci yang sah ditolak.
Retensi Lama penyimpanan riwayat kejadian disepakati bersama Lembaga saat pemasangan, sesuai kebijakan internal Lembaga.
Aturan yang diikuti Pengelolaan data mengikuti UU No. 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi. Kami tidak mengklaim sertifikasi apa pun.

Server Anda atau server kami

Dua Mode Deploy, satu app yang sama. Fitur di kiosk, Gerbang, dan Monitor tidak berbeda.

Dipasang di server Lembaga

On-prem

  • SLiMS, database, dan app berjalan di server atau Mini PC milik Lembaga
  • Reader terhubung lewat jaringan lokal, sirkulasi tetap jalan saat internet putus
  • Kode sumber SLiMS yang kami ubah diserahkan sesuai lisensi GPL v3
  • Paket perangkat, pemasangan, dan kontrak pemeliharaan

Cocok bila kebijakan TI mewajibkan data di dalam Lembaga.

Di-host oleh Serpihan

SaaS

  • Satu instance SLiMS dan app terpisah khusus untuk Lembaga Anda
  • Reader terhubung lewat internet dengan kunci per perangkat
  • Pembaruan dan pemantauan server kami yang urus
  • Lembaga cukup menyiapkan perangkat dan koneksi internet

Cocok untuk Lembaga tanpa server dan tim TI sendiri.

Harga disusun per Lembaga setelah konsultasi, sesuai jumlah pintu, kiosk, dan koleksi.

Tanyakan Mode Deploy

Dikerjakan satu tim, dari survei sampai pendampingan

  1. 1

    Pemasangan perangkat

    Survei lokasi, pemasangan Gerbang dan kiosk, pengaturan reader sampai terbaca stabil.

  2. 2

    Tag dan migrasi katalog

    Penempelan Tag RFID per Eksemplar dan pemindahan data katalog lama ke SLiMS.

  3. 3

    Pelatihan Pustakawan

    Latihan langsung memakai Monitor, mematikan alarm, dan mengurus pengembalian.

  4. 4

    Pendampingan

    Dukungan teknis setelah sistem berjalan dan penyesuaian alur sirkulasi Lembaga.

Tanya jawab

Pertanyaan yang biasa diajukan kampus dan sekolah sebelum memasang.

Apakah perpustakaan kami harus memakai SLiMS?

Ya. Serpihan Smart Library bekerja di atas SLiMS. Kalau Lembaga sudah memakai SLiMS, katalog dan Anggota tetap dipakai. Kalau belum, kami bantu memindahkan data katalog lama ke SLiMS.

Apakah SLiMS buatan Serpihan?

Bukan. SLiMS adalah perangkat lunak sumber terbuka berlisensi GPL v3 dari Senayan Developer Community. Kami membangun perangkat, app, dan layanan di atasnya, dan tidak berafiliasi dengan komunitas SLiMS.

Bisa dipasang bertahap?

Bisa. Lembaga bisa mulai dari Gerbang dan penempelan tag, lalu menambah kiosk dan meja Pengembalian Cepat. Semua bagian memakai app yang sama, jadi tidak ada yang perlu dipasang ulang.

Bisa dicoba sebelum membeli perangkat?

Bisa. Simulator Reader menjalankan alur pinjam, kembali, dan alarm tanpa hardware. Kalau ingin menguji dengan perangkat nyata, kami punya daftar Kit Uji yang bisa dibeli sendiri.

Apa beda On-prem dan SaaS?

On-prem dipasang di server Lembaga dan data tinggal di sana. SaaS di-host oleh Serpihan dengan satu instance terpisah per Lembaga. Fitur di kiosk, Gerbang, dan Monitor sama.

Sekolah kami hanya punya satu Pustakawan. Masih cocok?

Justru di situ manfaatnya terasa. Siswa meminjam sendiri di kiosk, Pustakawan tidak harus berjaga di meja, dan Gerbang memberi tanda bila ada buku keluar tanpa tercatat.

Bagaimana dengan data siswa dan mahasiswa?

Gerbang tidak merekam gambar atau identitas orang yang lewat. Data Anggota tetap di SLiMS milik Lembaga, dan setiap perangkat memakai kunci sendiri. Rinciannya ada di bagian Data Anggota di atas.

Apakah frekuensi reader sesuai aturan di Indonesia?

Reader diatur ke pita 923-925 MHz yang tercatat untuk RFID UHF di Indonesia. Untuk paket pemasangan, kami memeriksa sertifikasi perangkat bersama Lembaga.

Berapa harganya?

Harga disusun per Lembaga, bergantung jumlah pintu, kiosk, eksemplar yang perlu ditempeli tag, dan Mode Deploy. Ceritakan kondisi perpustakaan Anda lewat WhatsApp, kami kirim perkiraan.

Ceritakan perpustakaan Anda, kami susun rencana pemasangannya

Jumlah koleksi, pintu keluar, dan jam ramai. Konsultasi gratis, tanpa kewajiban membeli.

Konsultasi via WhatsApp

atau simpan nomornya: +62 851-4265-1791